Sedang memuat ...

Halaman Artikel Gallery Infografis Agenda
Pangeureunan

Identitas & Administratif

  • Desa: Pangeureunan 

  • Kecamatan: Blubur Limbangan 

  • Kabupaten: Garut, Provinsi Jawa Barat 

  • Kode Pos: 44186 


Geografi & Topografi

  • Luas wilayah sekitar 1.350 hektar 

  • Ketinggian wilayah Desa Pangeureunan berada sekitar 700–1.200 meter di atas permukaan laut (dpl) 

  • Terdiri dari beberapa dusun, antara lain: Kubang, Margamukti, Pangeureunan, Nagrak, dan Cihanjuang. 


Demografi & Masyarakat

  • Populasi penduduk pada semester II tahun 2022 menurut kelompok umur dan jenis kelamin tersedia, namun data spesifik total penduduk terbaru belum disebutkan dalam sejumlah sumber publik yang saya temukan.

  • Mata pencaharian sebagian besar masyarakat adalah petani, terutama pertanian jagung dan tembakau. 


Pendidikan

Beberapa sekolah dasar dan pendidikan formal ada di Desa Pangeureunan:

  • SDN 1 Pangeureunan di Kampung Margamukti, akreditasi B. 

  • SDN 2 Pangeureunan di Kampung Margamukti, akreditasinya juga B. 

  • SDN 4 Pangeureunan berada di Kampung Babakan Nagrak, akreditasi B. 

  • SDN 5 Pangeureunan di Kampung Kubang, akreditasi B. 

  • Terdapat juga SMK Pelita Nusa Limbangan, sebuah SMK swasta di Desa Pangeureunan yang mendukung siswa usia menengah. 


Infrastruktur & Pembangunan

  • Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Pangeureunan: panjang yang direncanakan sekitar 550 meter, yang baru terealisasi sekitar 250 meter. 

  • Fasilitas pengeringan hasil panen jagung (“Vertical Dryer”) telah dibantu dari pemerintah pusat untuk mempercepat dan memperbaiki kualitas pasca panen. 


Potensi & Kelebihan

  • Potensi pertanian cukup besar terutama jagung dan tembakau. Lapangan jagung panen raya pernah menghasilkan signifikan dan dijadikan kegiatan publik penting. 

  • Letak ketinggian dan iklim yang mendukung tanaman yang butuh udara sejuk menjadi keunggulan untuk pertanian varietas tertentu. 

  • Komitmen pemerintah desa dan kabupaten dalam pembangunan infrastruktur pertanian (jalan usaha tani, fasilitas pasca panen) menunjang akses pasar dan produktivitas. 


Tantangan

  • Realisasi pembangunan jalan usaha tani masih belum mencapai target penuh (baru sebagian) sehingga akses ke lahan atau ke pasar belum optimal. 

  • Aksesibilitas di beberapa dusun terutama yang lebih terpencil seperti Dusun Kubang dan kampung‐kampung kecil mungkin masih menjadi hambatan dalam layanan administratif, transportasi, dan infrastruktur umum. 

  • Kualitas fasilitas pendidikan di desa pedesaan kadang masih terbatas (akses internet, perpustakaan, laboratorium mungkin belum merata). Walau ada beberapa sekolah akreditasi baik, fasilitas pendukungnya belum semua lengkap berdasarkan data sekolah. 

asset