Kecamatan Balubur Limbangan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak abu vulkanik. Abu vulkanik dapat mengiritasi mata, kulit, dan saluran pernapasan serta mencemari air dan makanan.
Untuk melindungi diri dan keluarga, masyarakat diimbau untuk tetap berada di dalam rumah bila memungkinkan, menutup pintu, jendela, dan ventilasi saat abu masih turun. Jika harus keluar rumah, gunakan masker yang terpasang rapat, utamakan masker N95/KN95 bila tersedia, serta gunakan kacamata pelindung.
Gunakan pakaian lengan panjang, celana panjang, penutup kepala, dan alas kaki. Tutup rapat sumber air, makanan, dan peralatan makan agar tidak terkena abu. Hindari berkendara saat hujan abu dan jangan membersihkan abu dalam keadaan kering.
Kelompok rentan seperti bayi dan anak, ibu hamil, lansia, penderita asma/PPOK, serta penderita penyakit jantung perlu mendapat perhatian lebih. Segera ke Puskesmas/Fasilitas Pelayanan Kesehatan apabila mengalami sesak atau sulit bernapas, napas berbunyi/mengi, nyeri dada, batuk berat, mata sangat nyeri atau penglihatan terganggu, maupun keluhan yang semakin memburuk.
Masyarakat diimbau mengikuti informasi resmi dari Pemerintah Daerah, BPBD, PVMBG/MAGMA Indonesia, serta sumber resmi lainnya dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.